Posted by: Rumah Sains ilma | August 16, 2011

Aliran Hangat dan Dingin

  1. Siapkan 2 botol plastik bening bekas obat kumur-kumur atau yang sejenis
  2. Isi botol pertama dengan air hangat, lalu tambahkan beberapa tetes pewarna kuning
  3. Isi botol kedua dengan air dingin, tambahkan beberapa tetes pewarna biru
  4. Tutup botol kedua dengan karton atau plastik. Tahan dengan tangan dan balik. Letakkan di atas botol pertama. Pastikan posisi kedua botol segaris. Perlahan-lahan, lepaskan karton atau plastik

Apa Yang Terjadi?
Air dingin bergerak ke bawah, sedangkan air hangat bergerak ke atas sehingga keduanya bercampur menjadi air berwarna hijau

Mengapa?

Air hangat lebih ringan dibandingkan air dingin. Itu sebabnya air hangat bergerak menempati lapisan di atas air dingin. Inilah penjelasan mengapa air bergolak saat mendidih.

Air dipermukaan laut dihangatkan oleh Matahari dan dengan bantuan angin sebagian menjadi uap air. Karena air hangat lebih ringan dibandingkan air dingin, tidak terjadi aliran air dingin dari bawah ke atas. Jadi, keadaan di dasar laut selalu dingin.

Laut paling hangat di dunia adalah Laut merah dengan suhu mencapai 31o Celcius. Laut terdingin adalah beberapa laut di dekat kutub, seperti Greenland, Barents, Beaufort, Kara, Laptev dan Siberia Timur.

Cobalah ulangi percobaan ini dengan air hangat berada di atas air dingin. Apakah yang akan terjadi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: