Posted by: Rumah Sains ilma | July 31, 2011

Botol Minuman Yang Mengerut

Beberapa hari lalu aku membeli minuman berkarbonasi dalam kemasan botol plastik. Aku minum sebagian, kemudian sisanya kusimpan dalam kulkas. Sehari kemudian aku mengambil botol berisi minuman berkarbonasi itu dari kulkas. Kulihat, sebagian dindingnya mengerut atau menekuk ke dalam. Mengapa begitu?

Setiap zat, entah itu padat, cair, maupun gas akan mengerut jika didinginkan dan mengembang jika dipanaskan. Karena jarak antar molekulnya paling renggang, maka gas adalah zat yang paling mudah mengerut dan mengembang. Gas di dalam botol minuman berkarbonasi mengerut selama didinginkan di kulkas sehingga tekanannya pun berkurang. Udara di luar yang memiliki tekanan lebih besar menekan dinding botol sehingga tertekuk ke dalam. Tapi ini hanya akan terjadi jika botol terbuat dari plastik yang lentur.

Setelah didiamkan beberapa waktu di luar kulkas, gas di dalam botol kembali menghangat dan mengembang, sehingga bentuk botol kembali seperti sediakala.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: