Posted by: Rumah Sains ilma | January 4, 2011

Siswa Belajar Tahu Gejala Alam

PARINGIN – Bertujuan untuk menjelaskan secara ilmiah kepada siswa dan siswi tingkat sekolah dasar (SD), Yayasan Adaro Bangun Negeri bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemkab Balangan menggelar kegiatan dengan konsep workshop terhadap penguatan sains tingkat SD terhadap siswa serta pendidik, ,Sabtu (25/9) sampai dengan Minggu (26/9) kemarin. Dimana, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita sore.
Pada hari pertama, workshop diperuntukan untuk 100 100 siswa dari beberapa SD Negeri di wilayah Balangan  yang tampak antusias mengikuti kegiatan hari itu. Selanjutnya, pada hari kedua sekitar 40 orang pengajar tingkat SD hadir dalam kegiatan yang sama.
Hadir dalam workshop itu adalah narasumber Eva Nurnisya dan Abdullah Muzi Marpaung yang pada tahun 2007 tercatat sebagai dosen tamu di Faculty of Life Science, Swiss German University  Serpong – Tangerang Selatan. Dalam paparan yang dikemas menarik yang ditampilkan melalui game atraktif, Muzi mengatakan, segala gejala alam yang terjadi disekitar kita sebenarnya dapat dimengerti secara ilmiah.
”Asyikan sudah mengerti bagaimana terjadinya luapan lumpur di Sidoarjo,” ungkap Muzi kepada ratusan siswa. Lalu sambil tersnyum, Muzi yang juga pada tahun 2007 pernah menjadi konsultan program episode ’Laptop Si Unyil’ di stasion tv swasta bertanya pada sejumlah siswa usai memperagakan semburan air yang keluar dari botol melalui sedotan.
Tentu saja, pengetahuan yang dikemas dalam bentuk permainan ini cukup menarik siswa. Tak heran, banyak siswa yang dengan mudah mengerti berbagai gejala alam dengan mudah melalui contoh-contoh yang diperagakan Muzi.
Sebelum pelatihan itu, workshop sendiri dibuka langsung  oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Balangan Abiji juga dihadiri oleh Manajer Yayasan Adaro Bangun Negeri, Ignatius Iryanto perwakilan PT Adaro Indonesia, Fajriannor dan perwakilan PT PAMA Persada Mulyana Rusman.
Diungkapkan Manajer Yayasan Adaro Bangun Negeri, Ignatius Iryanto menjelaskan, latar belakang program tersebut, didesain untuk memberikan penguatan pada pendidikan sains di sekolah sekolah secara khusus, pada wilayah kerja Perusahaan PT Adaro Indonesia.
”Penguatan dilakukan pada peningkatan kompetensi guru serta pada peningkatan minat murid akan sains,” ujarnya.
Menurutnya, keunikan dari program ini adalah bahwa pemahaman sains dipicu dan distimulasi oleh pemahaman akan gejala gejala alam di lingkungan sekolah serta berbagai percobaan sains yang dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di alam serta yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari bahkan menggunakan berbagai barang bekas. (kim)

Radar Banjarmasin, 27 September 2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: