Posted by: Rumah Sains ilma | April 6, 2010

Gas Ngumpet

  1. Tuang minuman berkarbonasi ke gelas. Lakukan secara hati-hati sehingga tidak banyak buih yang muncul.
  2. Amati dengan baik. Ada gelembung-gelembung di dalam minuman tersebut yang menandakan adanya gas di dalamnya. .
  3. Tuang  garam ke dalamnya. Amati yang terjadi. Jika perlu tambahkan lebih banyak garam lagi.

Apa Yang Terjadi?
Timbul gelembung yang banyak

Mengapa?
Kita tahu ada gas di dalam minuman seperti sprite atau coca cola. Gas tersebut adalah gas karbondioksida. Gas seolah tersembunyi di dalam cairan. Ketika garam ditambahkan, garam membutuhkan tempat di dalam cairan. Akibatnya garam mendesak gas keluar dari cairan sehingga muncullah butir-butiran kecil seperti yang terjadi pada air mendidih.

Cerita Sains
Coca Cola adalah salah satu minuman berkarbonasi terkenal di dunia. Coca Cola  pertama kali ditemukan pada tahun 1886 oleh seorang ahli farmasi (obat-obatan) dari Amerika Serikat bernama John Pemberton. Semula Coca Cola dijual sebagai minuman untuk obat, bukan sebagai minuman ringan.

Minuman berkarbonasi, atau minuman yang di dalamnya terdapat gas karbondioksida ditemukan pertama kali pada tahun 1767 oleh seorang Inggris bernama Joseph Priestley.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: